5 Tips Menjaga Keuangan Perusahaan dan Pribadi Tetap Sehat


Published 11 Des 2019 15:44

Tidak ada satu pun pengusaha yang menginginkan bisnisnya berjalan buruk. Dan, semua pengusaha menginginkan bisnisnya bisa meraih kesuksesan. Salah satu kuncinya adalah finansial yang sehat. Mencapai finansial yang baik dalam bisnis Anda juga erat kaitannya dengan bagaimana cara Anda mengatur finansial Anda sehari-hari. Mungkin mengatur keuangan pribadi bagi sebagian orang merupakan hal yang sulit.  Berikut lima tips bagaimana cara mengatur keuangan ala pengusaha sukses.

  1. Buat daftar tujuan

Membuat daftar tujuan keuangan akan memberikan Anda arahan yang jelas tentang ke mana uang Anda akan pergi. Hal ini sama pentingnya dengan memiliki anggaran di bisnis Anda. Kebanyakan pengusaha sukses mempunyai tujuan pengeluaran yang jelas.

2. Menyusun rencana aksi untuk pengeluaran dan tabungan

Tidak memiliki rencana untuk pengeluaran dan kebiasaan menabung adalah salah satu jebakan terbesar yang membuat wirausahawan tak kunjung mencapai tujuan kekayaan mereka.  CEO Savology, Spencer Barclay -dikutip dari Entrepreneur.com- mengatakan bahwa seorang pebisnis harus melacak ke mana uang mereka pergi. Jika tidak maka akan merusak tujuan keuangan yang sudah dibuat.

Lebih lanjut Barclay mengatakan bahwa penganggaran yang serius berarti Anda tahu ke depan bagaimana Anda akan menghabiskan dan menyimpan uang Anda dan kemudian melacak setiap pengeluaran. Jika Anda sudah bisa melacak kemana uang Anda pergi, maka Anda akan menemukan cara untuk mengurangi pengeluaran.

3. Diversifikasi risiko dengan menghasilkan pendapatan baru

Menurut Tom Corley dalam bukunya berjudul Rich Habits: The Daily Habits of Successful People mengatakan bahwa 65% jutawan memiliki setidaknya tiga sumber pendapatan. Dan, 29% memiliki lima sumber pendapatan atau lebih. Dengan membangun berbagai aliran pendapatan, para pengusaha ini melakukan diversifikasi dan menurunkan risiko keuangan pribadi mereka.

Sama halnya dengan menciptakan aliran pendapatan dalam bisnis Anda. Kalau pun ada satu aliran yang memiliki kinerja buruk maka akan tetap menguntungkan karena stabilitas yang diberikan oleh aliran pendapatan lain. Diversifikasi keuangan pribadi Anda dapat menghasilkan hasil yang serupa dengan hal tersebut.

4. Investasikan untuk menciptakan pendapatan pasif

Bagi pemilik bisnis menemukan cara untuk menginvestasikan laba kembali ke perusahaan adalah kunci untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Hal yang sama berlaku juga untuk keuangan pribadi Anda. Menambahkan uang secara terus menerus ke rekening tabungan atau investasi akan memungkinkan pertumbuhan Anda bertambah seiring waktu.

5. Tetap sadar akan pasar

Hasil penelitian yang dilakukan CB Insights mengungkapkan bahwa 42% kegagalan startup disebabkan oleh kurangnya kebutuhan pasar akan produk atau layanan mereka. Kurangnya kesadaran pasar akan mempengaruhi keberhasilan bisnis Anda dan keuangan pribadi Anda.

Selain itu menyadari perubahan pasar secara proaktif akan mengingkatkan Anda untuk memantau tren yang dapat memengaruhi bisnis Anda dan investasi lainnya. Hal ini memungkinkan Anda untuk emngambil tindakan tepat waktu yang berguna untuk melindungi aset yang Anda miliki.