Hindari 8 Hal Berikut Agar Startup Anda Tidak Gagal


Published 06 Feb 2020 5:04

Membangun sebuah bisnis mempunyai tantangan tersendiri. Pelaku bisnis dituntut harus siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi pada bisnisnya, termasuk kegagalan. Begitu pun dengan merintis sebuah startup. Tak selamanya jalan tersebut mulus, bahkan bisa saja jalan tersebut mendapat banyak halangan. 

Kegagalan dalam berbisnis menjadi momok menakutkan, tetapi tidak selamanya kegagalan itu buruk. Selain itu kegagalan juga bisa disebabkan berbagai macam faktor. Untuk mengetahui faktor-faktor tersebut berikut adalah alasan mengapa startup gagal yang dilansir dari entrepreneur.com.

Pertama, yaitu pelaku bisnis atau pengusaha hidup dalam kekosongan. Artinya, sangat mudah bagi pengusaha menjadi sangat fokus dan terbungkus dengan visi mereka sendiri, jika sudah demikian mereka akan kehilangan perspektifnya. 

Kedua, gagasan yang dibawa oleh startup tersebut tidak bisa memecahkan permasalahan besar. Seiring berjalannya waktu permasalahan di dunia semakin kompleks. Maka dari itu pengusaha dituntut untuk memutar otak untuk mencari solusi dari setiap masalah yang dating.

Alasan ketiga adalah menyangkut finansial startup yaitu kehabisan uang tunai. Uang menjadi salah satu jantung dari jalannya bisnis, maka tak heran banyak perusahaan gulung tikar akibat pengelolaan finansial yang kurang apik.

Keempat, para pengusaha lebih sering menciptakan konsep namun konsep tersebut tidak dapat diimplementasikan ke produknya. Hal ini menjadi fatal karena kebanyakan konsumen akan membeli produk bukan konsep.

Kelima, celah yang mematikan bismis. Hadirnya ‘celah’ juga bisa mematikan bisnis secara perlahan. Celah yang dimaksud di sini adalah hal-hal kecil yang sebenarnya mudah untuk dikerjakan namun selalu diremehkan atau ditunda pengerjaannya.

Keenam, tidak adanya manajemen tim yang baik juga bisa meruntuhkan bisnis Anda. Maka saat merintis sebuah startup pastikan Anda memiliki tim yang bisa berkomitmen dan loyal.

Ketujuh, startup gagal seringkali disebabkan karena pengusaha yang tidak mau berpikir ke depan. Pasar adalah fenomena yang kompleks dengan banyak bagian yang bergerak yang sulit diprediksi dan sering kali pengusaha tidak memikirkan hal ini. 

Kedelapan, tidak sedikit para pengusaha mendengarkan nasehat buruk dari orang yang salah. Dengan semua sensasi kewirausahaan, jumlah informasi telah naik sementara kualitasnya menurun. Itu berarti pengusaha mendapatkan banyak nasihat buruk dari sumber yang tidak berkualitas.