5 Tips Menjaga Hubungan Kerja dengan Atasan


Published 10 Mar 2020 4:16

Menjaga hubungan kerja yang efektif dan produktif dengan atasan Anda sangat penting
untuk karier Anda. Tapi itu tidak selalu mudah. Mungkin Anda memiliki atasan yang
buruk, yang secara terbuka meremehkan bawahan, yang hanya kewalahan, terlalu
banyak bekerja, atau tidak kompeten. Atau mungkin atasan baru, yang tidak tahu apa
yang sedang mereka lakukan. Apa pun masalahnya, terserah Anda untuk mengambil
kendali dan mengaturnya di tempat kerja.

Menurut Rosanne Badowski, rekan penulis Managing Up: Managing Up: How to Forge
an Effective Relationship With Those Above You,
, Anda harus melampaui proyek yang ditugaskan sehingga Anda dapat menambah
pekerjaan atasan Anda. “Melakukan apa yang Anda bisa untuk membuat pekerjaan
atasan Anda lebih mudah tidak hanya akan membantu mereka melakukan pekerjaan
mereka, tetapi Anda akan dianggap sebagai aset berharga bagi atasan Anda dan
organisasi Anda,” kata Badowski. “Kamu ingin digambarkan sebagai sangat
diperlukan.” Berikut adalah lima tips untuk menjaga dan mengelola hubungan kerja
Anda dengan atasan:

  1. Pahami Gaya Kerja Atasan Anda
    Salah satu cara kunci untuk mengelola di tempat kerja adalah mengenal atasan
    Anda. Apakah sombong atau lebih santai? Lebih menikmati kolaborasi atau
    pengelolaan mikro? Setelah memahami maka Anda dapat beradaptasi dengan
    gaya komunikasi dan pengambilan keputusan atasan. Gunakan bahasa dan
    istilah yang sering mereka gunakan dan fokus pada topik yang paling penting
    bagi mereka. Ini akan sangat membantu dalam mengembangkan hubungan
    kerja yang positif. Semakin Anda bisa mencocokkan gaya Anda dengan atasan
    saat berkomunikasi, semakin mereka benar-benar mendengar apa yang Anda
    katakan.
  2. Bersikap Proaktif
    Semakin dapat mengantisipasi masalah serta kebutuhan atasan Anda, semakin percaya diri dan pengaruh yang akan Anda bangun. Pendekatan ini akan memberikan kesan sambutan dan menunjukkan bahwa Anda proaktif. Jika Anda tahu kabar buruk akan datang, beri tahu atasan Anda sesegera mungkin. Skenario terburuk yang mungkin terjadi adalah atasan Anda yang terakhir tahu. Ambil inisiatif sehingga mereka siap.
  3. Ketahui Tujuan Atasan Anda
    Coba untuk mengobrol untuk memperjelas harapan. Setelah Anda memahami prioritas tersebut, sesuaikan kembali informasi yang Anda bagikan selama rapat. Jika Anda dapat membantu atasan dalam menyelesaikan tugas-tugas penting, Anda akan menunjukkan bahwa Anda dapat diandalkan dan menentukan, dua sifat mendasar yang dicari atasan dalam diri karyawan mereka.
  4. Hormati Waktu Atasan Anda
    Pelajari waktu terbaik untuk terlibat dengan atasan Anda. Daripada datang ke atasan Anda setiap kali memiliki pertanyaan, jadwalkan satu per satu pertanyaan mingguan dan atasi masalah Anda saat itu. Ambil alih dengan menyusun agenda untuk rapat. Pimpin diskusi, dokumentasikan item tindakan, dan tindak lanjuti dengan sesuai.
  5. Bicaralah saat dibutuhkan
    Hubungan dengan atasan Anda adalah jalan dua arah, jadi jangan ragu untuk memberikan umpan balik saat dibutuhkan. Menjaga hubungan di tempat kerja berarti berbicara ketika Anda perlu. Jangan biarkan masalah memburuk di luar kendali. Sebaliknya, beri tahu atasan Anda dengan sopan dan membantu. Mereka akan menghargai inisiatif dan kejujuran Anda.